---WELCOME "SALAM PERSAHABATAN"---

Selasa, 16 Agustus 2011

BUDAYA POLITIK

BerDemo Merupakan salah satu budaya politik masyarakat

Budaya : Gagasan/ Sikap/ Tindakan yang dilakukan secara terus-menerus (Kebiasaan) dan diyakili oleh   mayarakat karena mengendung nilai-nilai
Kebudayaan : Hasil dari Budaya/ Hasil buah karya manusia melalui pengetahuan yang dimilikinya.
Politik : Politik berasal dari kata "Polis" yang berarti Negara Kota, Yaitu sekumpulan orang yang mendiami sautu wilayah dan memiliki tujuan yang sama. Sebenarnya pengertian politik sangatlah luas, bnyak para ahli mengemukakan pendapatnya/gagasannya mengenai politik, namun intinya sama yaitu terkait dengan dasar-dasar pokok politik :
  • Negara
  • Kekuasaan
  • Pengambilan Keputusan
  • Kebijakan
  • Pembagian Kekuasaan

jadi Budaya Politik  adalah suatu tindakan/sikap/gagasan yang diyakini oleh masyarakat karena mengandung suatu nilai-nilai yang berorientasi pada administrasi negara, kekuasaan, pengambilan keputusan,kebijakan dan pembagian kekuasaan . 
1. Pendapat beberapa ahli tentang budaya politik :
1.       Rusadi Sumintapura, budaya politik merupakan pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik
2.       Samuel Beer, budaya politik merupakan nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah
3.       Gabriel Almod dan Sidney Verba, budaya politik merupakan suatu sikap orientasi yang khas warga negara terhadap sistem politik dan sikap warga negara terhadap peranannya dalam sistem politik
4.       Austin Ranney, budaya politik merupakan seperangkat pandangan-pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama, sebuah orientasi terhadap obyek-obyek politik
5.       Allan R. Ball, budaya politik merupakan susunan yang terdiri atas sikap, kepercayaan, emosi dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik
6.       Kay Lawson, budaya politik merupakan suatu perangkat yang meliputi seluruh nilai-nilai politik yang terdapat di seluruh bangsa
       2. Ciri-ciri budaya politik
Ciri-ciri budaya politik dapat dikemukakan sebagai berikut :
1.       Adanya kebiasaan berupa nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat politik
2.       Adanya hubungan timbal balik Vertikal (hubungan rakyat dengan penguasa)
3.       Adanya hubungan horisontal antar lembaga politik dan lembaga negara
4.       Adanya partisipasi rakyat dalam dunia politik
5.       Adanya kesadaran politik
6.       Adanya sosialisasi politik
7.   Dan banyak lagi ciri-ciri budaya politik lainya

       3.   Macam-macam budaya politik
Gabriel Almond dan Sidney Verba mengelompokkan (mengklasifikasikan) macam-macam  budaya politik sebagai berikut :
1.       Budaya politik parokial (parochial political culture), pada tingkat budaya politik ini, tingkat budaya politik masyarakat sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh faktor kognitif (rendahnya tingkat pendidikan), masih ada pada kehidupan kesukuan
2.       Budaya politik kaula (subject political culture), pada tingkat ini budaya politik masyarakat sudah relatif maju (baik sosial maupun ekonominya, tetapi masih bersifat pasif (menunggu atau diam), masih ada pada kehidupan kerajaan
3.       Budaya politik partisipan (participant political culture), pada tingkat ini budaya politik masyarakatnya sudah sangat tinggi terhadap kesadaran politiknya sendiri, sudah menjadi negara demokrasi 
Selain itu macam -macam budaya politik juga  ada yang 
1. Budaya Politik Militan : Perbedaan akan menjadi kambing hitam perpecahan 
2. Budaya politik toleransi : Budaya Politik dimana perbedaan bukan masalah melainkan menjadi alternatif pemecahan amsalah


       4.   Faktor penyebab berkembangnya budaya politik di suatu daerah
Budaya politik kedaerahan yang berkembang di seluruh pelosok tanah air Indonesia, merupakan warisan budaya bangsa yang tidak terhingga nilainya di dalam memperkaya tumbuh dan berkembangnya budaya nasional.
Kebudayaan daerah yang bersifat kawula gusti maupun yang bersifat partisipan merupakan faktor berkembangnya budaya politik di daerah, disatu segi masih akan ketinggalan dalam menggunakan hak dan dalam memikul tanggung jawab dibidang politik yang disebabkan oleh isolasi dari kebudayaan luar, pengaruh penjajahan, nepotisme, dan feodalisme. Pelestarian ciri khas kedaerahan mengenai budaya politik yang berkembang di masyarakat seluruh Indonesia perlu dipertahankan. Pelestarian budaya politik kedaerahan perlu diseimbangkan dengan budaya politik yang berkembang secara nasional
Jadi faktor penyebab berkembangnya budaya politik yang ada di daerah yaitu : 1. adanya faktor kaula gusti (adanya hubungan antara rakyat dan penguasa dari tingkat desa sampai pusat), 2. adanya faktor partisipan dan masih banyak lagi faktor-faktor penyebabnya. 
Tugas : Silakan Cari faktor-Faktor penyebab berkembangnya budaya politik di daerah dan berikan contoh-contohnya???
Silakan Coment yea? Poin untuk yang bisa menjawab??


0 komentar:

Poskan Komentar